Cari Blog Ini

Selasa, 24 Mei 2011

Kepunahan Global

Baru-baru ini telah dilakukan sebuah penelitian mengenai tingkat kepunahan Bumi, yang dilakukan oleh seorang ilmuwan Amerika Serikat di Los Angeles. Dari hasil penelitiannya, menunjukkan bahwa tingkat kepunahan global yang melanda bumi saat ini mencapai angka 160%, yang merupakan angka yang telah melebihi batas.
International Union for the Consercvation of Nature ((IUCN) mengatakan pertanda dari terjadinya kepunahan global adalah banyaknya spesies burung yang punah. Dilansir bahwa telah ada sekitar 1.240 spesies burung yang berada pada ambang kepunahan. Angka ini menunjukkan kenaikkan yang drastis jika dibandingkan tahun lalu yang hanya menunjukkan angka 21 spesies. Konfirmasi soal kepunahan jenis burung lainnya telah menjadi bukti lebih jauh bahwa kita gagal menjaga kehidupan satwa di dunia, kata Dr Tim Stowe, direktur internasional dari Royal Society for the Protection of Birds. 

Secara keseluruhan jenis spesies, saat ini terdapat 3.565 spesies yang terdaftar sebagai Sangat Terancam Punah di Daftar Merah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) , namun IUCN hanya mengevaluasi sekitar 2,7% dari spesies dunia. Jika spesies yang diklasifikasikan Terancam Punah dan Rawan Punah juga musnah, dunia bisa mengalami kepunahan massal keenam dalam waktu 300 sampai 2.200 tahun. Sebuah analisis terbaru oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menemukan bahwa 20% dari vertebrata dunia saat ini terancam punah. Sebagian besar invertebrata di dunia bahkan belum pernah disurvei untuk ancaman sedemikian. 

"Kepunahan massal global modern sebagian besar adalah bahaya perubahan iklim yang belum mendapat solusi dan aktivitas manusia," kata H. Richard Lane, direktur program di National Science Foundation Division of Earth Sciences, yang mendanai penelitian itu. "Ini adalah rangkaian berkelanjutan, seperti yang ditunjukkan penelitian ini, bisa mengakibatkan konsekuensi negatif yang tak terduga-dan ireversibel-terhadap lingkungan dan kemanusiaan."  Manusia telah menyebabkan tumbuhan dan hewan menuju jurang kepunahan lebih cepat daripada waktu untuk menumbuhkan spesies baru. Salah satu ulah manusia tersebut adalah dengan menghilangkan banyak habitat flora dan fauna dengan tingkat yang lebih banyak pada abad ke-21 ini. Baik itu habitat alami maupun habitat buatan seperti cagar alam dan suaka margasatwa.

Orangutan Sumatra (Pongo abelii) dinyatakan Sangat Terancam Punah kira-kira tersisa 7.000 ekor, mewakili penurunan 80% dalam 75 tahun.

Penyu belimbing. Penyu laut terbesar di dunia ini terdaftar sebagai Sangat Terancam Punah oleh Daftar Merah IUCN.

Lemur berbulu leher hitam-putih (Varecia variegata). Populasi mereka telah menurun 80% dalam 27 tahun. Spesies ini juga terdaftar sebagai Sangat Terancam Punah.

Selasa, 17 Mei 2011

Percaya gak Percaya: 100 Hari tanda Kematian

” Tanda 100 hari mau meninggal “
Ini adalah tanda pertama dari Tuhan kepada hambanya dan hanya akandi sadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang  akan mendapat tanda ini hanya saja mereka menyadari atau tidak. Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan -akan bergetar. Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihatibahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti danhilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.
Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan
kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu
saja tanpa sembarang manfaat…Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang
terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri
dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah
mati.

” Tanda 40 hari sebelum hari mati “
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu ashar, bahagian pusat kita
akan berdenyut-denyut pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan
gugur dari pokok yang letaknya diatas arash Tuhan, maka malaikat
maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke
atas kita, antaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang masa
Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan
jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan
bingung dan linglung seketika…
Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk
mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan
dicabutnya.

“Tanda 7 Hari”
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan
musibah kesaktian dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba
ia berselera untuk makan…

” Tanda 3 hari “
Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahgian tengah dahi kita yaitu
diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dikesan maka
berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak
najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita
nanti….
Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang
yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan
jika kita melihatnya dari bahagian sisi…
Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk
ke dalam…
Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan
sukar ditegakan.

” Tanda 1 hari “
Akan berlaku sesudah ashar dimana kita akan merasakan satu denyutan di
sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun dimana ini menandakan kita
tidak akan sempat untuk menemui waktu ashar keesokan harinya….

” Tanda akhir “
Akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk dibagian pusat
dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bagian
Halkum.